Lathā'if fī Ahwāl al-Qurrā' — Keunikan dalam Kondisi Para Ahli Qiraat
Kumpulan tanya-jawab ilmiah tentang biografi, keunikan, dan fakta menarik seputar para imam qiraat sab'ah — disusun oleh @basyiirun dalam format tiga fasal yang mencakup pertanyaan-pertanyaan yang sering dikelirukan.
لَطَائِفُ فِي أَحْوَالِ الْقُرَّاءِ
الفصل الأول — Bagian Pertama
T: Apakah Nafi' sang qari adalah orang yang sama dengan Nafi' syaikh Imam Malik bin Anas?
J: Tidak. Nafi' sang qari berbeda dengan Nafi' maula Ibnu Umar, syaikh Imam Malik bin Anas. Keduanya memang berasal dari Madinah, namun Nafi' sang qari wafat pada tahun 169 H, sedangkan Nafi' maula Abdullah bin Umar wafat lebih awal, yaitu pada tahun 115 H.
T: Apakah Ibnu Katsir sang qari adalah orang yang sama dengan Ibnu Katsir ahli tafsir dan ahli hadis?
J: Tidak. Ibnu Katsir sang qari bernama Abdullah bin Katsir al-Makki, wafat tahun 125 H. Sedangkan Ibnu Katsir ahli tafsir adalah Ismail Abu al-Fida, wafat 774 H, murid Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah.
T: Apakah Syu'bah perawi dari Ashim adalah orang yang sama dengan Syu'bah ahli hadis terkenal?
J: Tidak. Syu'bah perawi qiraat adalah Ibnu Ayyasy al-Hannat (w. 193 H). Syu'bah ahli hadis adalah Ibnu Hajjaj al-Bashri (w. 160 H). Sampai ada yang berkata: "Adakah ulama selain Syu'bah dari Syu'bah?"
T: Apakah Ibnu Mujahid dalam jalur Qunbul adalah pengarang kitab al-Sab'ah?
J: Ya. Ibnu Mujahid (lahir 245 H, wafat 324 H) adalah orang pertama yang menetapkan tujuh qiraat. Ibnu al-Jazari berkata: "Tidak ada dari para imam qiraat yang memiliki murid lebih banyak darinya." Dikatakan halaqahnya mencapai empat ribu orang.
T: Siapakah di antara para qari yang berasal dari keturunan Arab murni?
J: Abu Amr al-Bashri dan Ibnu Amir al-Syami. Keduanya adalah Arab sejati. Adapun imam-imam tujuh lainnya memiliki kaitan dengan al-wala' (perwalian dari kalangan budak yang dimerdekakan).
الفصل الثاني — Bagian Kedua
T: Bagaimana gambaran qiraat Nafi' dan kegiatan mengajarnya?
J: Nafi' membaca al-Quran kepada tujuh puluh tabi'in dan mengajarkan qiraat kepada manusia selama lebih dari tujuh puluh tahun.
T: Mengapa perawi pertama dari Nafi' dijuluki 'Qalun'?
J: Isa bin Mina dijuluki Qalun karena keindahan bacaannya. Kata 'Qalun' dalam bahasa Romawi (Yunani) berarti 'bagus'.
T: Bagaimana gambaran bacaan Warsy kepada Nafi'?
J: Utsman bin Sa'id membaca al-Quran kepada Nafi' sebanyak empat khatam dalam satu bulan. Beliau dijuluki 'Warsy' karena kulitnya yang sangat putih.
T: Apakah Ibnu Katsir pernah bertemu para sahabat Nabi?
J: Ya. Abdullah bin Katsir al-Makki lahir pada zaman Muawiyah (tahun 45 H) sehingga bertemu sejumlah sahabat. Ahmad bin Abdullah al-Bazzi, muazin Masjidil Haram, adalah orang yang berguru darinya.
T: Siapakah qari yang namanya diperselisihkan?
J: Abu Amr; namanya diperselisihkan dengan lebih dari dua puluh pendapat. Nama yang masyhur adalah Zabban bin al-Ala' al-Mazini al-Bashri. Beliau seorang Sunni — termasuk empat ahli bahasa Basrah yang dikenal sebagai Ahlus Sunnah bersama al-Khalil bin Ahmad, Yunus bin Habib, dan al-Asma'i.
T: Apakah Abu Amr termasuk qari sab'ah yang paling banyak gurunya?
J: Ya. Tidak ada dari qari sab'ah yang gurunya lebih banyak dari Abu Amr. Sufyan bin Uyainah bermimpi bertemu Rasulullah ﷺ dan bertanya qiraat siapa yang harus dibaca, dijawab: "Qiraat Abu Amr bin al-Ala'."
الفصل الثالث — Bagian Ketiga
T: Siapakah qari sab'ah yang memiliki sanad paling tinggi?
J: Abdullah bin Amir al-Syami. Beliau termasuk tabi'in besar, Arab sejati yang fasih, pernah bertemu sahabat Watsilah bin al-Asqa' dan al-Nu'man bin Basyir. Ibnu al-Jazari menyebutkan sembilan pendapat tentang sanadnya; yang paling sahih adalah bahwa beliau membaca kepada al-Mughirah bin Abi Syihab, yang membaca kepada Utsman bin Affan.
T: Siapakah qari yang paling banyak meriwayatkan hadis?
J: Al-Sakhawi berkata dalam Jamal al-Qurra': "Tidak ada dari qari sab'ah yang lebih banyak meriwayatkan hadis dan atsar daripada Ashim bin Abi al-Najud."
T: Bagaimana gambaran bacaan Syu'bah dan Hafsh kepada Ashim?
J: Syu'bah mengkhatamkan kepada Ashim tiga kali. Ia dan Hafsh belajar lima ayat-lima ayat. Diriwayatkan selama lima puluh tahun Syu'bah tidak pernah menggelar kasur. Ketika ajal menjemput, ia berkata kepada saudarinya yang menangis: "Lihatlah sudut itu — di sanalah aku telah mengkhatamkan al-Quran sebanyak 18.000 kali."
T: Bagaimana perbedaan Syu'bah dan Hafsh?
J: Ibnu Uyainah berkata: "Riwayat Hafsh adalah yang paling sahih dalam qiraat Ashim." Ibnu Mujahid menyebutkan perbedaan antara keduanya mencapai 520 tempat.
T: Imam yang tidak ditantang oleh Abu Hanifah?
J: Hamzah al-Zayyat. Abu Hanifah berkata kepadanya: "Ada dua hal yang engkau ungguli kami — qiraat dan ilmu faraid." Yahya bin Ma'in berkata: "Fiqh adalah fiqhnya Abu Hanifah, dan qiraat adalah qiraat Hamzah."
T: Bagaimana gambaran qiraat al-Kisa'i?
J: Ali al-Kisa'i membaca kepada Ashim, Hamzah, dan lainnya — kepada Hamzah paling banyak, empat kali khatam. Seseorang bermimpi melihatnya dengan wajah bersinar bagai bulan purnama dan berkata: "Allah mengampuniku berkat al-Quran."
― Selesai / تمت ―
Disusun oleh: @basyiirun